Still I have in my life, still I have forever.
"Di antara daun, jendela dan kata², pagi pun tiba -- saty persatu di sentuh cahaya. satu persatu disentuh embun, dan cinta ~ Namun menceritakan berjuta makna, tentang rindu, tentang cemburu, tentang nyeri yang bikin "aduh". Dan cinta, tak tersentuh dari berjuta cahaya serta embun, ia hanya kata 'ya' berbisik di luar jendela."
Still I have in my life, still I have forever.
Semakin hari semakin terlalu menyiksa jiwa dengan perkara² yang tak terdugakan. Begitu hebat dugaan yang mendatang, sehingga tiba satu saat, terasa seperti ingin melupakan segalanya yang telah terjadi. Namun, itu semua tak mungkin terjadi. Hidup ini harus diteruskan, walaupun kenyataan itu ternyata pahit untuk ditelan.
Waktu, ya, waktu itu yang bergulir untuk menghapuskan segalanya. Waktu itu seakan menjawab segala persoalan yang berlegar di buah fikiran itu. Waktu juga adalah penyelesaiannya. Namun apakah akan menjadi pengakhiran?
Comments
Post a Comment